Keamanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat. Keberadaan mikroorganisme dalam pangan dapat memberikan manfaat dalam proses tertentu, tetapi juga dapat menjadi penyebab kerusakan pangan maupun penyakit bawaan pangan apabila tidak dikendalikan dengan baik. Oleh karena itu, pemahaman mengenai teknik mikrobiologi dan deteksi mikroorganisme menjadi penting, khususnya dalam mendukung upaya menjaga keamanan pangan.
Hal tersebut menjadi salah satu latar belakang diselenggarakannya Short Course & Workshop Bioteknologi 2026 pada 4–5 Agustus 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Kenali Panganmu, Lindungi Generasimu: Edukasi Bioteknologi untuk Makanan Aman dan Bergizi” ini diikuti oleh 32 guru Biologi dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya, termasuk peserta dari Jawa Tengah.









